Dana Bos Way Kanan TA 2019 Akan Diperiksa Kejari Karena Ada Dugaan Penyimpangan

Dana Bos Way Kanan TA 2019 Akan Diperiksa Kejari Karena Ada Dugaan Penyimpangan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan

LAMPUNG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Way Kanan menyatakan data dugaan korupsi Dinas Pendidikan setempat yang dilaporkan oleh LSM KAMPUD telah mumpuni, pihaknya pun telah menerima arahan dari Kejati Lampung untuk melakukan pengembangan atau penyelidikan.

“Benar kami sudah terima surat arahan dari Kejati Lampung untuk menidaklanjuti laporan tersebut, atas dugaan korupsi di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan, ” kata Kasi Intel Kejari Way Kanan, Pujiarto saat dihubungi di Way Kanan, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: DILEMA PILKADA 2020

Dia mengatakan, "Untuk saat ini tahapannya tim sedang melakukan penambahan data dan bukti, agar paket hukum bisa dinyatakan lengkap dan masuk tahap penyidikan".

“Kita turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan data, ” ucapnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil pejabat berwenang, untuk melakukan konfirmasi apakah cocok dengan bukti yang ada atau perlu adanya penambahan bukti lain.

Sementara itu, Kejaksaan Tinggi Lampung melalui Kasi Penkum Andrie W Setiawan, S.H., S.Sos., M.H, . menegaskan pihaknya melakukan monitoring atas perkara yang telah diteruskan.

“Kita melakukan monitoring, sehingga kita paham perkara tersebut sampai mana, ” kata dia.

Perlu diketahui Bosda pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Way Kanan tahun anggaran 2019 dengan nilai Rp.57 Miliar.

“Berdasarkan hasil penelusuran Tim Investigasi dan Advokasi Lembaga, diperoleh data dan informasi bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan tidak menetapkan rekening BOS melalui keputusan Kepala Daerah/Bupati, ” ungkap Ketua DPW LSM KAMPUD Seno Aji.

Dia juga menjelaskan jumlah Sekolah Negeri di Kabupaten Way Kanan yang menerima dana BOS baik SD maupun SMP yakni sebanyak 361 Sekolah terdiri dari 298 SD dan 63 SMP, masing-masing sekolah membuka rekening Bank dalam bentuk tabungan untuk menampung dana BOS, sedangkan rekening tersebut belum diusulkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan dengan keputusan Kepala Daerah, sehingga tidak ada kesepakatan/MoU antara Pemkab Way Kanan dengan Bank untuk pengaturan mekanisme pengelolaan rekening (nilai manfaat, bunga tabungan dan lainnya).

Sehingga, atas pengelolaan dana BOS tersebut, diduga telah terjadi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Lalu, terdapat selisih belanja yang mengarah kepada penyimpangan, yaitu realisasi pendapatan dan belanja BOS reguler pada laporan keuangan tidak sesuai dengan dokumen pendukung, perbedaan antara realisasi pada dokumen pendukung pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Rp. 333.759.500, -.

Seno Aji juga menerangkan bahwa modus dugaan KKN terhadap belanja BOS Regular dan BOSDA yaitu dengan adanya belanja BOS yang pajaknya belum disetor ke rekening Kas Negara.

“Terdapat belanja BOS yang pajaknya (PPN) belum disetor ke rekening kas Negara dan telah melewati batas maksimal 7 hari setelah tanggal pembayaran kepada pengusaha kena pajak rekanan Pemerintah, ” kata dia.

Ditegaskan pula bahwa dugaan penyimpangan belanja BOS juga terjadi melalui modus untuk kegiatan MKKS, KKKS, MGMP, KKG, rehabilitasi sedang dan berat, penyelenggaraan upacara, acara keagamaan dan batas maksimal internet serta pembelian laptop. (Bram)

LAMPUNG
Bram Injana

Bram Injana

Previous Article

DPP KPI Dibentuk Guna Dorong Percepatan...

Next Article

Rapat Exit Permit CCCD Project SCU Lampung...

Related Posts

Peringkat

Profle

Subhan Riyadi

Siswandi

Siswandi

Postingan Bulan ini: 4

Postingan Tahun ini: 502

Registered: Jan 25, 2021

Bilwadi_wk

Bilwadi_wk

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 151

Registered: Feb 4, 2021

Bram Injana

Bram Injana

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 60

Registered: Feb 20, 2021

Ibnu S. Mattangaran

Ibnu S. Mattangaran

Postingan Bulan ini: 1

Postingan Tahun ini: 63

Registered: Mar 2, 2021

Profle

Bram Injana

Generasi Baru Indonesia Komisariat UIN Alauddin Makassar Gelar Aksi Peduli dan Berbagi 
Persembahkan Emas di HUT 76 Kemerdekaan Indonesia, Deretan Bonus Menanti 
Antoni Ginting Gagal ke Final Cabor Bulutangkis, Fokus Hadapi Gordon 
Perwira Polres Luwu Utara Ini Naik Pangkat AKP, Ini Harapan I Gede Soma

Follow Us

Recommended Posts

Jajaran PDAM Unit Way Khilau Siasati Aliran Air Dengan Dana Mini Hasil Optimal
1,6 Ton Beras Dari Kemensos Dibagikan Oleh Pemdes Harapan Jaya ke 162 KPM
Lampung Utara Raih Penghargaan Kabupaten Kota Layak Anak Peringkat Pratama Tahun 2021
Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus kembali Raih Penghargaan Sebagai Kabupaten Ramah Anak
Hadapi PPKM Level 3, Perusahaan Di Lambar Diminta Bupati Berperan Aktif